Backpacker London #1

Hello! Salah satu resolusi saya tahun 2018 ini adalah kembali aktif nulis blog, ga kerasa terakhir nulis disini lebih dari satu tahun yang lalu. Ngapain aja sih setahun terakhir? Hmm, sebagian besar waktu hectic sibuk kerja, ngurus pendaftaran kuliah, visa (mana ada tragedi kaca mobil dipecahin dan tas utama saya lengkap beserta semua data dan paspor yang baru jadi hilang), dan pindahan.

Yup, semenjak September 2017 Puji Tuhan saya diberi kesempatan untuk melanjutkan studi ke University of Leeds, UK. Tercapai deh cita-cita menginjakkan kaki ke benua biru 🙂

Berhubung London adalah salah satu kota impian saya, 2 minggu setelah saya pindah ke UK saya akhirnya backpackeran ke London sekalian mengunjungi teman. Buat yang stay di UK, pasti ga asing dengan transportasi bus atau train untuk mobilisasi antar kota. Misalnya dari Leeds, biasa saya naik bus, Megabus kalau beruntung dapet £1 aja one way, harga normal £10-15, National Express juga ga jauh dan harganya lebih stabil. Kalau kereta bisa 2-3 kali lipat tergantung waktu pemesanan. Rata-rata transport antar kota di UK jauh lebih murah kalau pesan jauh-jauh hari.

Setelah 5 jam perjalanan naik bus malem, jam 7 pagi akhirnya saya sampai juga di London!

Karena saya sampai di Victoria Coach Station, tujuan pertama adalah daerah Westminster Abbey, Buckingham Palace, Wellington Arch, dan Victoria Memorial yang lokasinya berdekatan. Kalau mau lihat changing-guard di Buckingham Palace, bisa lihat jadwalnya disini.

thumb_DSC08068_1024-2

Westminster Abbey

Disini saya janjian ketemu Kara, teman kuliah dulu, dan akhirnya teman-temannya pun ikutan keliling

thumb_IMG_2667_1024-2

Walau baru kenal sama yang lain tapi seru2, makasih tebengannya 😀

Di daerah sini pun ada Marble Arch, St. James Palace, dan Hyde Park. Kalau males jalan, tinggal naik tube (MRT) antar area. Untuk naik tube/bus, kita harus beli Oyster Card dulu (£5) dan isi sesuai kebutuhan. Enaknya, di London ada daily cap untuk transportasi, berapa kalipun kita naik. £4,5 untuk bus, dan £6,6 untuk tube di zona 1-3. Tube lebih recommended karena selalu on time dan lebih cepat dari bus.

0.jpg

DSC07268-2

St James Pallace

Salah satu spot lumayan wajib: taking picture with red telephone box and red bus

Selesai makan siang, kami lanjut ke arah Big Ben, London Eye, nyebrang via Westminster Bridge, ke Tate Modern (masuknya free!), Shakespeare’s Globe, dan terus jalan sampai ke Tower Bridge. Sepanjang jalan menyusuri Thames River banyak atraksi menarik, ga kerasa capek walau jarak yang ditempuh lumayan.

DSC07280-2

Mr. Ben nya lagi direnovasi 😦 Sekarang malah sudah ketutup sampai atas. Plan selesai tahun 2021

thumb_DSC08034_1024-2

London Eye

thumb_DSC07961_1024-2

yang ga boleh dilewatkan tentu saja Tower Bridge!

thumb_KDLD5405_1024

thumb_IMG_2494_1024

Di London banyak jalan2 cantik, toko-tokonya juga cakep buat foto-foto

Untuk penginapan, saya biasanya nebengers ke temen yang lagi kuliah disana. Tapi jangan kuatir, bisa kok traveling hemat disini. Ada hostel backpacker mulai dari harga £8/person/night (dormitory room tentunya), sedangkan airbnb berkisar £30/night.

Gimana dengan makanan? Untuk makan ‘beneran’ di tempat makan budget sekitar £9-12 /meal. Salah satu tempat favorit saya Four Season di China Town, bebeknya oke. Banana Tree juga recommended, rasa Asianya dapet, terutama laksanya. Untuk fast food Leon atau Pret juga bisa jadi pilihan, sandwich dan lunch box kisarannya £2.5-6/meal.

-to be continued-
Di part 2, saya akan bahas free attraction yang bisa bikin kamu enjoy London tanpa harus keluar banyak uang 🙂

 

Advertisements