Gua Pawon, Pendakian Iseng Tak Terduga

Tak harus pergi ke Semeru atau Merbabu untuk merasakan petualangan mendaki, bukit yang dekat-dekat pun bisa memberikan sensasi yang menarik dan menyenangkan. Sabtu lalu aku dan teman-teman geng Merbabu pergi ke Gua Pawon di daerah Cipatat, Padalarang menggunakan motor. Untuk mencapainya kami mengambil jalur fly over ke arah Pasteur, belok Cimahi, lanjut sampai Padalarang. Perjalanan dari Bandung memakan waktu kurang lebih 1 jam dengan jarak kurang lebih 25 km.

Saya merasa kagum saat bukit batu itu muncul di hadapan, dihiasi dengan rerumbunan daun dan tanaman menjalar. Berjalan menanjak sedikit, kami sampai di pintu gua. Ketika mulai berjalan memasuki gua, bau kotoran kelelawar yang menyengat menyerbu penciuman kami. Memang Gua Pawon merupakan sarang dari ratusan ribu atau bahkan jutaan kelelawar. Batu-batu karang membentuk ruang-ruang gelap dan sempit, lantainya becek basah akibat tetesan air dan kotoran yang berjatuhan dari atap gua.

IMG_0906

‘Gerbang’ masuk Pawon

IMG_0920

IMG_0933

Depan gua

IMG_0956

Semakin ke dalam gua cahaya semakin sedikit, di beberapa bagian kami harus berjalan nunduk karena terhalang bebatuan

IMG_1012

Setelah berjalan sekitar 10 menit, kami keluar di sisi seberang gua. Disini ada replika fosil manusia purba yang pernah ditemukan dalam gua. Ada pula tebing batu yang bisa dipanjat. Seharusnya untuk mencapai puncak bukit Pawon (Taman Batu) kami harus memutar keluar gua dan berjalan dari jalur desa. Namun mendadak Dadan terinspirasi untuk memanjat tebing untuk melihat apakah ada jalur lain, diikuti Virman, saya, Dini, dan semuanya tiba-tiba sudah ada di atas.

Ternyata tidak ada jalur di depan, atau kalaupun pernah ada sudah tertutup bermacam tanaman. Karena malas membayangkan kembali turun melalu jalur curam berbatu-batu tajam itu, kami akhirnya memutuskan untuk nekat menerobos meski tak membawa golok atau pisau. Untuk keamanan, Dadan menyuruh kami mengenakan webbing untuk mengikat tali satu sama lain. Jadilah kami bersusah payah mengikat di pinggir tebing, dudul banget kenapa bukan dipakai pas di bawah tadi deh, haha.

IMG_1062

Eaa, sampe peluk2an gitu deh saking sempitnya tempat berpijak

Dannn… jalurnya susah sodara-sodara!! Ranting di kiri-kanan senantiasa menggores atau membuat tersangkut, batu-batu karang yang kadang jaraknya berjauhan membuat kami harus extra hati-hati dalam melangkah untuk menghindari lubang di sana sini. Kami juga hampir selalu menunduk agar tidak terjeduk batang-batang pohong yang malang-melintang rendah. Pendakian yang sulit, terlebih dari awal mental kami hanya untuk berjalan-jalan santai, bukan berjuang naik-susah-turun-tidak mungkin seperti ini ;p. Untunglah pemandangan yang indah sangat melipur lara, becandaan sepanjang jalan juga membuat semuanya terasa mengasyikkan.

IMG_1047

pemandangan ke bawah dari tengah jalur pendakian

Lalu tarahh!!! Kejutan di tengah jalan! Kami menemukan sebuah lubang, yang ternyata merupakan puncak gua kelelawar! Saya terpukau melihat ribuan kelelawar yang berterbangan mengelilingi gua di bawah kami. COOL!!

IMG_1071

Lubangnya nyaris tersembunyi, terletak sekitar 3 meter dari jalur pendakian dan tertutupi ilalang dari samping

IMG_1069

Selesai melihat-lihat kami melanjutkan perjalanan. Rute hampir selalu konstan (susahnya) dari bawah sampai atas, terkadang saya harus dibantu naik karena batu karang di depan terlalu tinggi untuk dipanjat. Nasib kaki pendek banget, huhu. Akhirnya setelah memanjat sekitar 4,5 jam, sampai juga kami di Taman Batu, bertemu dengan seorang teman kami, Dian, yang telat dan naik melalui jalur biasa. Jalur biasa hanya memakan waktu kurang dari 1 jam, alhasil dia harus menunggu kami sekitar 2 jaman. Makanya lain kali jangan pake telat2 ya bray!

Pemandangan di puncak bukit sangat indah! Tumpukan batu di puncak seperti tempat-tempat ritual, sejauh mata memandang terlihat perbukitan hijau yang menyejukkan. Sayang ada bagian yang ternodai oleh asap dari aktivitas penambangan di kaki bukit.

IMG_1125

SAMPAII!!!

IMG_1191

Taman Batu

IMG_1182

Laura-Iki-Dian-Dadan-Memes-Virman-Madi-D

IMG_1215

IMG_1203

Setelah beristirahat cukup lama, kami turun. Kali ini menggunakan jalur biasa, karena ga kebayang banget susahnnya kalau turun lewat jalur naik kita tadi ._.’

IMG_1217

Saat matahari hampir terbenam, kami dikejutkan oleh rombongan jutaan kelelawar yang beramai-ramai keluar dari gua untuk mencari makan. 10 menitan lebih arus kelelawar itu tak juga habis. Tempat ini benar-benar menarik! 😀

Advertisements